Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit akut yang kerap membuat para penderitanya ketar-ketir. Keluarga dan orang terdekat penderita kanker akan mengerahkan segala bentuk upaya untuk memastikan kesembuhan permanen sang penderita.

Tidak sedikit jumlah penderita yang akhirnya berhasil pulih setelah menjalani perawatan intensif, operasi atau teknik pencucian darah yang dewasa ini kita kenal dengan sebutan kemoterapi. Saat mengetahui bahwa dirinya secara resmi telah bebas dari penyakit mematikan itu, tentunya perasaan senang dan lega mendominasi.

Namun, tahukah anda bahwa mereka yang selamat dari keganasan kanker, khususnya payudara, sangat rentan terserang penyakit obesitas pasca-sembuh?

Seperti dilansir dari CBS News, Selasa (16/8/2016), sebuah penelitian membenarkan bahwa di Amerika Serikat, penyakit obesitas atau kegemukan sangat sering dialami oleh mereka yang selamat dari kanker.

Kesimpulan para peneliti terbentuk atas hasil data riset mereka yang melibatkan hampir 539 ribu orang dewasa dalam kurun waktu kurang lebih 17 tahun mulai 1997 hingga 2014 lalu.

Jumlah rata-rata penderita obesitas yang terbebas dari kanker sebelumnya naik dari 22 persen ke 32 persen. Penelitian tersebut juga mengungkap bahwa obesitas kerap menyerang mereka yang usianya masih tergolong muda dan umumnya orang kulit putih.

Seputar Penelitian Dan Cara Menghindari Kanker

Salah satu peneliti dari Columbia University’s Mailman School of Public Health di kota New York, AS, Heather Greenlee mengatakan bahwa penemuan ini sangat berguna dalam membantu kita semua untuk lebih fokus pada mereka yang sangat rentan terhadap potensi mengalami penyakit obesitas.

“Seiring dengan berjalannya waktu jumlah penyakit kanker bertambah dan biasanya menjadi sulit untuk memberikan perawatan yang tepat secara efektif. Penggolongan terhadap mereka yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas akan membuat pihak tertentu lebih mudah memberikan bantuan mereka,” tuturnya.

Heather juga menjelaskan bahwa di beberapa negara, khususnya Amerika Serikat, penyakit obesitas menjadi sumber kekhawatiran utama semua pihak.

Para penderita kanker yang sudah sembuh harus lebih dibantu dengan cara disosialisasi terkait potensi obesitas dan cara untuk menghindarinya.

Karena dengan kondisi Obesitas atau kegemukan pada wanita meningkatkan risiko terkena kembali kanker payudara setelah menopause dibandingkan wanita dengan berat badan normal, itulah hasil penelitian terbaru.

Para peneliti menemukan bahwa risiko kanker meningkat dengan berat badan yang lebih besar.  Wanita dengan obesitas mencapai 86 persen kemungkinannya untuk mengembangkan bentuk paling umum dari kanker payudara dan didiagnosa kanker tingkat lanjut.

Tulisan ini dipublikasikan di seputar kanker. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *