Setiap Tahun Ada 8,2 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Kanker

Setiap Tahun Ada 8,2 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Kanker

Setiap Tahun Ada 8,2 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Kanker

Setiap Tahun Ada 8,2 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Kanker

Liputan6.com, Jakarta Setiap tahun di seluruh dunia, ada 8,2 juta orang meninggal karena kanker. Dua pertiga dari jumlah tersebut berasal dari negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan lebih dari separuh kematian tersebut dapat dicegah.

Begitu disampaikan Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara Dr Poonam Khetrapal Singh dalam siaran pers memperingati Hari Kanker Sedunia, Kamis (3/2/2016).

Menurut Poonam, ada beberapa faktor risiko penyebab kanker yang bisa dicegah seperti menghindari rokok dan asapnya. “Rokok (termasuk asapnya) adalah penyebab 22 persen kematian akibat kanker di dunia, dan penyebab utama penyakit di Asia Tenggara.”

Selain itu, konsumsi alkohol, pola makan buruk dan kurangnya aktivitas fisik adalah penyumbang lain dengan dampak pada keadaan sosial, ekonomi dan perkembangan seseorang juga mempengaruhi.

Di kawasan Asia Tenggara, kata Poonam, kecelakaan kerja dan paparan terhadap zat-zat di lingkungan terus menjadi sumber kanker dan kematian dini. Apakah paparan matahari di ladang atau zat kimia di pabrik, para pekerja terus terpapar penyebab kanker.

“Polusi udara juga meningkatkan risiko kanker pada kita semua. Di kawasan ini, terdapat 14 kota dengan polusi tertinggi sehingga pemerintah perlu menjadikan hal ini suatu edaruratan. Tingginya infeksi kronik yang disebabkan Human papillomavirus (HPV), hepatitis B, hepatitis C dan Helicobacter pylori menjadi penanda makin pentingnya pencegahan kanker,” katanya.

Tahun ini, WHO menandai Hari Kanker Sedunia (4 Februari) 2016-2018 sebagai peristiwa penting dengan tema “Kita Bisa. Saya Bisa”. Dalam hal ini, seluruh pihak diimbau untuk meningkatkan kesadaran dengan mendukung tersedianya tempat kerja yang sehat, menyarankan individu untuk melakukan pemeriksaan berkala untuk deteksi dini, menekan jumlah perokok, menghindari konsumsi alkohol dan diet yang kurang sehat, serta menerapkan olah raga secara rutin.

“Dengan makin panjangnya usia harapan hidup, upaya menjaga kesehatan secara umum juga sangat bermanfaat untuk mencegah kanker bagi individu dan menekan dampaknya pada lingkungan terdekat,” pungkasnya.

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Seputar Wanita Obesitas dan Penyakit Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit akut yang kerap membuat para penderitanya ketar-ketir. Keluarga dan orang terdekat penderita kanker akan mengerahkan segala bentuk upaya untuk memastikan kesembuhan permanen sang penderita.

Tidak sedikit jumlah penderita yang akhirnya berhasil pulih setelah menjalani perawatan intensif, operasi atau teknik pencucian darah yang dewasa ini kita kenal dengan sebutan kemoterapi. Saat mengetahui bahwa dirinya secara resmi telah bebas dari penyakit mematikan itu, tentunya perasaan senang dan lega mendominasi.

Namun, tahukah anda bahwa mereka yang selamat dari keganasan kanker, khususnya payudara, sangat rentan terserang penyakit obesitas pasca-sembuh?

Seperti dilansir dari CBS News, Selasa (16/8/2016), sebuah penelitian membenarkan bahwa di Amerika Serikat, penyakit obesitas atau kegemukan sangat sering dialami oleh mereka yang selamat dari kanker.

Kesimpulan para peneliti terbentuk atas hasil data riset mereka yang melibatkan hampir 539 ribu orang dewasa dalam kurun waktu kurang lebih 17 tahun mulai 1997 hingga 2014 lalu.

Jumlah rata-rata penderita obesitas yang terbebas dari kanker sebelumnya naik dari 22 persen ke 32 persen. Penelitian tersebut juga mengungkap bahwa obesitas kerap menyerang mereka yang usianya masih tergolong muda dan umumnya orang kulit putih.

Seputar Penelitian Dan Cara Menghindari Kanker

Salah satu peneliti dari Columbia University’s Mailman School of Public Health di kota New York, AS, Heather Greenlee mengatakan bahwa penemuan ini sangat berguna dalam membantu kita semua untuk lebih fokus pada mereka yang sangat rentan terhadap potensi mengalami penyakit obesitas.

“Seiring dengan berjalannya waktu jumlah penyakit kanker bertambah dan biasanya menjadi sulit untuk memberikan perawatan yang tepat secara efektif. Penggolongan terhadap mereka yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas akan membuat pihak tertentu lebih mudah memberikan bantuan mereka,” tuturnya.

Heather juga menjelaskan bahwa di beberapa negara, khususnya Amerika Serikat, penyakit obesitas menjadi sumber kekhawatiran utama semua pihak.

Para penderita kanker yang sudah sembuh harus lebih dibantu dengan cara disosialisasi terkait potensi obesitas dan cara untuk menghindarinya.

Karena dengan kondisi Obesitas atau kegemukan pada wanita meningkatkan risiko terkena kembali kanker payudara setelah menopause dibandingkan wanita dengan berat badan normal, itulah hasil penelitian terbaru.

Para peneliti menemukan bahwa risiko kanker meningkat dengan berat badan yang lebih besar.  Wanita dengan obesitas mencapai 86 persen kemungkinannya untuk mengembangkan bentuk paling umum dari kanker payudara dan didiagnosa kanker tingkat lanjut.

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Pria yang Sulit Ejakulasi Berisiko Tinggi Kanker Prostat

Pria yang Sulit Ejakulasi Berisiko Tinggi Kanker Prostat

Pria yang Sulit Ejakulasi Berisiko Tinggi Kanker Prostat 

Pria yang Sulit Ejakulasi Berisiko Tinggi Kanker Prostat

Sebuah penelitian di Amerika menemukan, pria yang kesulitan ejakulasi kemungkinan berisiko tinggi kanker prostat. Penelitian ini melibatkan 32.000 pria sejak 1992 ketika mereka berusia 20-an hingga 2010. Dan selama periode ini, hasilnya cukup mengejutkan. Hampir 4.000 pria telah didiagnosis kanker prostat.

Menurut para ilmuwan, pria yang ejakulasi setidaknya 21 kali dalam sebulan di usia 20-an, 19 persen didiagnosis kanker prostat dibandingkan pria yang ejakulasi tidak lebih dari tujuh kali sebulan. Sedangkan pria yang ejakulasi lebih sering di usia 40-an, 22 persen didiagnosis kanker prostat.

“Frekuensi ejakulasi yang rendah 0 – 3 kali per bulan juga menunjukkan masalah kesehatan lain, namun mereka meninggal sebelum waktunya,” kata penulis utama studi Jennifer Rider, seperti dilansir Huffington Post, Selasa (26/4/2016).

Di sisi lain, hasil penelitian yang jelas mengenai hubungan ejakulasi dan aktivitas seksual yang aman bisa menjadi strategi bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker prostat.

Ironisnya, studi yang dipublikasikan dalam jurnal European Urology ini mencatat, 15 persen penderita kanker prostat tidak memiliki hubungan dengan usia, ras dan riwayat keluarga.

Selama masa penelitian, ada 192 kasus kanker prostat di kalangan pria yang melakukan ejakulasi tidak lebih dari tiga kali dalam sebulan. Ada 1.041 kasus dengan 4 sampai 7 ejakulasi bulan, dan 1.509 kasus dengan 8 sampai 12 ejakulasi bulanan, lain 807 kasus dengan 13 sampai 20 ejakulasi per bulan dan 290 kasus dengan setidaknya 21 ejakulasi bulanan.

Salah satu keterbatasan dari penelitian ini, catatan kesehatan bergantung pada kemampuan laki-laki mengingatnya secara akurat karena mereka hanya melaporkan seberapa sering mengalami ejakulasi. Dan studi ini memerlukan populasi ras yang lebih beragam.

Sementara itu, seorang peneliti kanker di Washington University School of Medicine di St Louis, Siobhan Sutcliffe mengatakan, terlalu dini untuk mempertimbangkan manfaat seks sebagai alat untuk pencegahan kanker. Sebab aktivitas seksual memiliki beberapa konsekuensi kesehatan negatif, seperti infeksi menular seksual.

Namun hal ini dibantah peneliti urologi di University of Washington di Seattle, Dr John Gore. Dia menuturkan, ejakulasi melalui hubungan seks atau masturbasi justru dapat meningkatkan kesehatan seperti halnya diet sehat dan berat badan normal, yang menurunkan risiko kanker prostat.

Sumber: http://health.liputan6.com/

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Penyebab Kanker kolorektal

Penyebab Kanker kolorektal

Penyebab Kanker kolorektal 

Kanker kolorektal atau juga disebut kanker kolon adalah kanker yang tumbuh dalam kolon, rektum dan appendiks, dilaporkan menyebabkan kematian sekitar 65.000 per tahun diseluruh dunia.

Penyebab Kanker kolorektal

Kanker ini sering dijumpai pada urutan nomer empat diantara jenis kanker lainnya di Amerika dan penyebab kematian nomer tiga di Eropa. Kanker yang berbentuk jamur ini tumbuh dari kanker polip adenoma didalam kolon, tetapi kadang berkembang menjadi malignan setelah beberapa lama. Lokasi kanker biasanya terdiagnosis melalui kolonoskopi.

Kanker yang invasiv yang terlihat dalam dinding kolon (TNM fase I dan II) dapat disembuhkan dengan operasi. Bila dibiarkan kanker akan menyebar ke kelenjar limfe (fase III), dimana fase ini juga dapat diobati dengan operasi dan khemotherapi.

Kanker yang bermetastasis ke lokasi yang lebih jauh (fase IV) biasanya sulit disembuhkan, walaupun dengan pengobatan khemoterapi mungkin dapat disembuhkan, begitu pula dengan cara radiasi. Pada tingkat seluler dan molekuler, kanker kolon rektal dimulai dari jalur “Wnt signal”.

Pada waktu Wnt melekat pada reseptor sel, ikatan tersebut membentuk ikatan rantai molekuler yang berakhir dengan gerakan β-catenin masuk kedalam nukleus dan mengaktifkan DNA gen. Pada kanker kolon-rektal ini gen sepanjang untaian rantai tersebut rusak.

Etiologi Berbagai resiko yang diduga menyebabkan terjadinya penyakit kanker kolorektal adalah: umur, adanya polip pada kolon, riwayat individu, keturunan keluarga, kebiasaan merokok, diet, kebiasaan minum alkohol dan beberapa faktor lainnya.

  • Umur: Resiko berkembangnya penyakit kanker kolorektal meningkat dengan bertambahnya umur. Kebanyakan kasus terjadi pada umur 60 dan 70 an, sedangkan kasus dibawah umur 50 an jarang terjadi kecuali mempunyai riwayat keluarga yang menderita kanker lebih awal.
  • Adanya polip pada kolon: terutama adanya polip adenomatus mempunyai resiko terjadinya kanker kolon. Pengambilan polip pada kolon pada saat dilakukan kolonoskopi mengurangi resiko terjadinya kanker kolon.
  • Sejarah kanker pada individu: Seseorang yang sebelumnya terdiagnosis dan telah diobati kanker kolon mempunyai resiko terjadinya kanker kolon dikemudian hari. Wanita yang mempunyai kanker pada ovarium, uterus atau payudara mempunyai resiko tinggi terjadinya kanker kolorektal.
  • Riwayat keturunan: seseorang yang mempunyai riwayat keluarga, terutama keluarga dekat menderita kanker tersebut pada umur sekitar 55 tahun akan menderita kanker kolon. Juga pada riwayat keluarga menderita polip “familial adenomatous polyposis”/ (FAP) karier, mempunyai resiko mendekati 100% berkembang menjadi kolorektal bila tidak segera dioperasi. Begitu juga riwayat “hereditary nonpolyposis colorectal cancer” (HNPCC) atau Lynch syndrom dan Gardner syndrom.
  • Kebiasaan merokok: Perokok mempunyai resiko menderita kanker kolorektol yang menyebabkan kematian daripada tidak perokok. Masarakat kanker Amerika melaporkan bahwa wanita perokok beresiko 40% meninggal karena menderita kanker kolorektal daripada non-perokok. Sedangkan pria lebih dari 30% meningkatkan kematian karena kanker kolorektal dari pada pria yang tidak merokok.

Faktor Lain

  • Diet: Hasil penelitian melaporkan bahwa kebiasaan makan daging merah (daging sapi, kambing dan ruminansia lainnya) dan sedikit/kurang mengkonsumsi buah segar, sayuran, daging ayam dan ikan meningkatkan resiko menderita kaker kolorektal. Tetapi dugaan tersebut masih menjadikan polemik.
  • Asam lithocholic: asam lithocolic adalah asam empedu yang bertindak serupa detergen untuk melarutkan lemak sehingga mudah diserap. Zat tersebut dibuat dari asam chenodeoxycholic oleh bakteri dalam kolon. Bahan tersebut diimplikasikan sebagai bahan yang karsinogenik baik pada manusia maupun hewan.
  • Kurang olahraga: individu yang berolahraga teratur beresiko rendah terhadap kanker kolorektal. – Infeksi virus: infeksi virus terutama virus HPV erat hubungannya dengan kanker kolorektal – Faktor lingkungan: Individu yang tinggal dan bekerja didaerah industri meningkatkan resiko menderita kanker kolorektal
  • Dan berbagai penyebab lain termasuk pengaruh hormon.
Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Penderita kanker serviks tentu harus pandai memilih makanan yang masuk ke dalam tubuh, itu sebabnya kami suguhkan artikel ini mengenai Pantangan makanan penderita kanker serviks. Makanan apa saja yang sebaiknya dihindari oleh penderita kanker serviks:

makanan yang diawetkan : Karena makanan yang diawetkan memiliki senyawa kimia yang bersifat karsiogenaktif.
makanan yang dipanaskan dalam suhu tinggi : Seorang peneliti dari Universitas Stockholm Swedia, Eden Tareke, telah menemukan bahan pemicu kanker (akrilamida) yang terdapat dalam makanan yang dipanaskan dalam suhu tinggi.

Penelitian Tareke tersebut menjelaskan bahwa makanan yang kaya karbohidrat kalau digoreng maka akan terurai. Setelah terurai, kemudian bereaksi dengan asam amino dan menghasilkan sebuah senyawa karsinogenik bernama akrilamida tersebut yang diketahui sebagai pemicu kanker.

  • Daging :Daging sapi, kerbau, kambing dan babi dapat memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  • Sayur : beberapa jenis sayur memperburuk keadaan pemilik kanker serviks. Tauge mengandung zat yang mendorong tumbuhnya sel kanker, sawi putih dan kangkung mematikan efektifitas kerja obat, sementara cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
  • Buah : Beberapa jenis buah seperti Lengkeng dan nangka mengandung zat yang bisa merangsang pertumbuhan sel kanker. Dan beberapa jenis buah mengandung alkohol yang bisa merangsang pertumbuhan sel kanker lebih cepat seperti durian, duku, nanas dan anggur. Jadi sebaiknya hindari beberapa jenis buah ini meski menggiurkan.
  • Minuman ringan dan Soft drink : Es atau minuman dingin menghambat peredaran darah sehingga tidak lancar. Sementara minuman yang mengandung alkohol merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menyebabkan turunnya umlah alkohol dalam tubuh.
  • Sea food : Berkembangnya sel kanker juga dapa terangsang dengan adanya kandungan lemak yang tinggi. Sementara makanan laut seperti udang, kerang,kepiting, cumi merupakan makanan-makanan dengan kandungan lemak yang tinggi.
  • Ikan asin : ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar, yang mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh.
  • Daging uggas : Hal ini dikarenakan daging unggas biasanya menyuntikan hormon yang mirip dengan hormon anabolic pada manusia, dimana jenis hormon ini diduga dapat memicu pertumbuhan sel kanker prostat dan kelenjar.

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Pantangan Makanan Penderita Kanker Otak

Pantangan Makanan Penderita Kanker Otak

Pantangan Makanan Penderita Kanker Otak

Pantangan Makanan Penderita Kanker Otak

Otak merupakan organ terpenting dan sangat vital fungsinya didalam kehidupan kita,sehingga apabila organ tersebut terganggu fungsinya maka otomatis akan menimbulkan dampak yang besar bahkan kematian.Di indonesia sendiri kanker otak diperkirakan memiliki jumlah kasus penderita yang cukup besar yakni mencapai angka 1200 kasus.

Nah salah satu hal penting yang harus kita ketahui berkenaan dengan penyakit kanker otak ini ialah seputar Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Kanker Otak yang mana ini penting diketahui untuk mencegah penyakit kanker tersebut semakin berkembang lagi atau semakin parah serta tidak menghambat dalam proses penyembuhan.

Dan berikut ini adalah pantangan makanan bagi penderita kanker otak tersebut silahkan disimak :

1. Penderita kanker otak dilarang mengkonsumsi buah-buahan tertentu seperti lengkeng dan nangka yang mana keuda buah tersebut memiliki zat penumbuh kanker.Selain itu ada buah lainnya yakni durian,duku dan nanas yang mana buah tersebut mengandung alkohol tinggi yang mampu merangsang tumbuhnya sel kanker.

2. Penderita kanker otak dilarang mengkonsumsi minuman ringan ( soft drink ),es dan alhokol hal tersebut karena minuman ringan mengandung karsinogen yang mampu memicu tumbuhnya kanker.Sementara itu minuman dingin atau es mampu mengganggu peredaran darah sementara alkohol dapat memicu tumbuhnya sel kanker.

3. Penderita kanker otak dilarang konsumsi makanan yang diawetkan karena makanan tersebut mengandung senyawa kimia yang dapat merubah menjadi karsinogen.

4. Penderita kanker otak dilarang konsumsi daging sapi,kerbau dan kambing karena dapat memfasilitasi berkembangnya sel menjadi abnornal

5. Penderota kanker otak dilarang konsumsi ikan asin

6. Penderita kanker otak dilarang konsumsi daging unggas.Umunya daging unggas untuk lebih cepat tumbuh menggunakan bahan-bahan kimia salah satunya ialah penyuntikan hormon yang mana hormon tersebut mirip dengan hormon anabolic pada manusia yang dapat memicu tumbuhnya kanker.

7. Penderita kanker otak dilarang mengkonsumsi SEA FOOD karena makanan tersebut mengandung lemak tinggi contohnya : udang,kerang,kepiting dan cumi-cumi

8. Penderita kanker otak dilarang mengkonsumsi sayuran tertentu seperti tauge yang mengandung zat pemicu kanker,sawi putih dan kangkug serta cabai.

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Pantangan Makanan Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Pantangan Makanan Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Pantangan Makanan Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Pantangan Makanan Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Bagi Anda yang telah menderita penyakit kanker kelenjar getah bening, sebaiknya Anda menghindari jenis makanan yang tertera dibawah ini. Guna supaya kondisi penyakit kanker kelenjar getah bening yang Anda derita tidak semakin parah.

Lalu, Makanan Apa Saja Yang Dipantang Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening ?

  • Makanan yang diawetkan, pengidap penyakit kanker kelenjar getah bening sebaiknya menghindari jenis makanan yang diawetkan. Karena jenis makanan yang menggunakan bahan pengawet mengandung senyawa kimia yang bisa berubah mejadi karsinogen aktif.
  • Makanan yang dibakar, juga merupakan jenis makanan yang dipantang bagi penderita penyakit kanker kelenjar getah bening, hal ini dikarenakan pada bagian yang hangus/gosongnya mengandung karsinogen. Yang sudah jelas sangat tidak baik apabila dikonsumsi oleh penderita.
  • Daging unggas, untuk memacu pertumbuhan unggas/ ternak itu biasanya menggunakan obat-obatan kimia, salah satunya ialah hormon yang disuntikkan kedalam hewan. Yang bertujuan supaya bobot unggas/ternak dapat meningkat dengan cepat. Hormon tersebut terduga bisa menyebabkan timbulnya penyakit kanker prostat dan kanker kelenjar.

Pantangan yang tidak boleh di makan oleh penderita kanker kelenjar getah bening

  • Buah, sebaiknya penderita kanker kelenjar getah bening menghindari jenis buah yang mengandung alkohol, dikarenakan alkohol bisa merangsang pertumbuhan sel kanker. Yakni buah apa sajakah yang harus dihindari oleh penderita kanker kelenjar getah bening, diantaranya buah anggur, kelengkeng, nangka, duku, durian dan nanas.
  • Minuman, penderita penyakit kanker kelenjar getah bening juga sebaiknya menghindari jenis minuman yang bersifat karsinogen, seperti soft drink / minuman ringan. Selain itu minuman dingin atau es juga harus dihindari oleh penderita kanker kelenjar getah bening dikarenakan bisa mengganggu kelancaran peredaran darah.
  • Alkohol, jenis makanan / minuman yang mengandung alkohol wajib dihindari oleh penderita kanker kelenjar getah bening. Dikarenakan bisa merangsang aktivitas bawah sadar yang dapat menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
  • Tauge, merupakan jenis sayuran yang juga dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita kanker kelenjar getah bening. Dikarenakan tauge mengandung zat yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker.
  • Kangkung & sawi putih, kedua jenis sayuran tersebut juga tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit kanker kelenjar getah bening. Karena didalam ke-2 jenis sayuran itu terkandung suatu zat yang bisa mengurangi efektivitas kerja obat yang saat ini sedang Anda konsumsi.
  • Cabai, juga bisa merangsang aktivitas bawah sadar yang membuat jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
  • Seafood, selanjutnya penderita kanker kelenjar getah bening juga harus menghindari konsumsi makanan laut seperti udang, kepiting, cumi dan kerang. Sebab, jenis makanan seperti itu mengandung tinggi lemak yang dapat merangsang perkembangan kanker.

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Pantangan Makanan Penderita Kanker Darah

Pantangan Makanan Penderita Kanker Darah

Pantangan Makanan Penderita Kanker Darah

Untuk anda yang menderita kanker darah kami sarankan sebaiknya untuk menjaga dan harus mengetahui apa saja makanan yang dilarang untuk penyakit kanker darah. Dalam artian kita harus senantiasa merubah gaya hidup kita menjadi gaya hidup sehat. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang pantangan makanan bagi penderita kanker darah.

Berikut adalah pantangan makanan untuk penderita kanker darah, diantaranya :

  • Buah-buahan seperti nangka, durian, nanas,lengkeng, dan anggur, mengandung zat yang yang mendorong bertumbuhnya sel kanker.
  • Cabai – cabai mempengaruhi dan menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
  • Daging sapi, kambing, kerbau, dan babi .  daging ini memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  • Es atau minuman seperti soft drink berdampak buruk pada kelancaran peredaran darah.
  • Sea Food seperti udang, kerang, kepiting, dan cumi mengandung kandungan lemak sangat tinggi.
  • Sawi putih dan kangkung berdampak mengurangi kerja obat.
  • Tauge berdampak buruk yaitu mengandung zat yang mendorong pertumbuhan kanker.
  • Makanan yang diawetkan atau makanan yang dibakar.

Itulah pantangan makan bagi penderita kanker darah yang harus anda ketahui dan anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami pun senantiasa akan memberikan solusi kepada anda teutama penderita kanker darah untuk menyembuhkan penyakitnya sampai tuntas dan aman.

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan komentar

Kanker Laring Penyebab Dan Gejalanya

Kanker Laring Penyebab Dan Gejalanya

Kanker Laring Penyebab Dan Gejalanya

Informasi Kanker Laring 

Apa itu kanker laring?

Kanker laring adalah kanker pada laring. Laring terletak di depan leher tepat di atas batang tenggorokan (trakea). Ia digunakan untuk membuat suara dan juga disebut kotak suara. Ia membantu pernapasan dan menelan.

Kanker Laring Penyebab Dan Gejalanya

Seberapa umumkah kanker laring?

Kanker laring cukup umum terjadi. Umumnya lebih banyak memengaruhi wanita daripada pria. Ia dapat memengaruhi pasien segala usia. Ia bisa diatasi dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker laring?

Gejala umumnya adalah suara serak atau perubahan pada suara. Gejala lainnya adalah batuk berkepanjangan, sulit menelan, sakit ketika menelan, kehilangan napsu makan dan berat badan, ada kelenjar getah bening di leher, dan sesak napas.

Mungkin ada tanda-tanda atau gejala yang tidak disebutkan. Jika Anda khawatir gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter jika Anda memiliki:

  • Suara serak atau perubahan pada suara
  • Ada kelenjar getah bening di leher
  • Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda. Selalu lebih baik diskusikan dengan dokter Anda apa yang terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab Kanker Laring

Apa penyebab kanker laring?

Semua kanker dimulai dengan perubahan pada sel DNA. DNA menyediakan instruksi dasar untuk sel-sel tubuh kita, seperti kapan harus tumbuh dan bereproduksi.

Perubahan pada DNA bisa mengubah instruksi yang mengendalikan pertumbuhan sel, yang artinya sel-sel terus tumbuh tanpa berhenti. Hal ini menyebabkan sel-sel untuk reproduksi secara tak terkendali, menghasilkan pertumbuhan jaringan yang disebut tumor.

Tidak diketahui kenapa DNA di dalam sel laring dipengaruhi dalam kasus kanker laring. Tapi tampaknya paparan hal-hal yang dapat merusak sel-sel dan jaringan laring meningkatkan risiko mengembangkan kanker.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker laring?

Ada banyak faktor risiko untuk kanker laring, seperti:

  • Usia: di atas 55 tahun
  • Jenis Kelamin: lebih banyak pria daripada wanita
  • Merokok dan minum alkohol
  • Sejarah keluarga
  • Penyakit muntah lambung (GERD)
  • Paparan zat seperti asam sulphur dan asbestos
Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar

Jenis Sayuran Untuk Penderita Kanker

Jenis Sayuran Untuk Penderita Kanker

Jenis Sayuran Untuk Penderita Kanker

Jenis Sayuran Untuk Penderita Kanker

Pada dasarnya buah dan sayuran sangat baik dikonsumsi, sebab banyak mengandung antioksidan. Beberapa sayuran yang diketahui sangat baik sebagai pencegah kanker antara lain adalah brokoli, kubis, bawang putih, wortel yang merupakan sumber betakaroten, sayuran hijau yang mengandung banyak klorofil, dan tomat.

Konsumsi secara bervariasi agar memperoleh manfaat secara lengkap

Jus Brokoli Wortel

Bahan:

1 bonggol brokoli ukuran sedang (sekepalan tangan dewasa)
1 buah wortel
2 buah tomat merah
1 buah apel malang

Cara membuat:

Semua bahan dicuci bersih, wortel dikupas bila bukan organik. Masukkan tomat ke dalam mangkuk, tuang air panas agar likopennya dapat muncul dengan baik. Tunggu tiga menit, angkat.
Potong-potong semua bahan sesuai kebutuhan, masukkan ke dalam juicer satu persatu. Tuang sarinya ke dalam gelas, siap diminum. Bila suka dingin, dapat ditambahkan es batu atau didinginkan sejenak.

Jus Kubis Bayam

Bahan:

1/4 bonggol kubis
1 mangkuk daun katuk
1 buah wortel
1 buah apel malang

Cara membuat:

Lepaskan kubis dari bonggolnya, cuci bersih. Wortel dicuci lalu dikupas dan dipotong-potong. Cuci apel lalu dipotong-potong, daun katuk dicuci bersih.
Untuk memudahkan mengambil sarinya, kubis dapat digulung setelah di tengahnya diisi daun katuk saat memasukkan ke dalam juicer. Setelah semua masuk ke dalam juicer, tuangkan sarinya ke dalam gelas, siap diminum.

Jus Wortel Bawang Putih

Bahan:

1 buah wortel
1 siung bawang putih
1 buah apel malang
2 buah tomat
1/4 bonggol kubis

Cara membuat:

Semua bahan dicuci bersih. Tomat direndam dengan air panas di dalam mangkuk, kira-kira 3 menit untuk menghasilkan likopen (warna merah) yang lebih baik. Masukkan satu-persatu bahan yang telah dipotong-potong ke dalam juicer untuk diambil sarinya. Kubis lebih mudah masuk ke dalam juicer bila digulung. Tuangkan ke dalam gelas, jus siap diminum. Bila suka, bisa didinginkan sejenak atau diberi es batu sesuai selera.

Pada dasarnya, semua makanan yang tumbuh dari dalam bumi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun semua berbalik kepada tubuh kita sendiri. Apakah akan memanfaatkan dan menggunakannya dengan baik, atau sebaliknya.

Ditulis pada seputar kanker | Tinggalkan komentar